Eva Riani Burni, MA

Ibu dua anak ini meraih predikat Cum Laude (Mumtaz) untuk tesisnya yang mengangkat manuskrip ilmu tafsir karya ulama abad ke-8 Hijriyah. Kesibukannya menemani suami dan membesarkan kedua buah hatinya tidak menjadi penghalang untuk dapat menyelesaikan program S2-nya di salah satu pusat penelitian manuskrip Arab-Islam terkemuka di Timur Tengah.


Nama Lengkap : Eva Riani Burni, MA.
TTL : Pagar Alam, 7 Agustus 1985
Nama Suami : Zainuri Nasir Ruslim
Nama anak : Hurun Ien
Naurah Auni Qonita
Pekerjaan : Mahasiswi
Tiba di Mesir : 19 Oktober 2004
Motto : Kita lebih besar dan lebih baik dari apa yang kita pikirkan
Alamat di : Desa Tanjung Aro, No. 11, RT/RW 02/01
Indonesia Kelurahan Kuripan Babas, Kec. Pagaralam Utara, Lahat, Sumsel
No. telepon : +201150060399
Email : pangeran4810@gmail.com
Alamat di : Bld. 72/4, Saqr Quraish, Nasr City, Cairo
Mesir
Kekeluargaan : KEMASS
Almamater : IKARUSS
Universitas : Institut Riset & Studi Arab ALECSO Liga Arab
Fakultas : Filologi

 

Judul Tesis:

 فتح المنان في تفسير القرآن للعلامة محمد بن مسعود بن مصلح الفارسي
الشيرازي المتوفى سنة 710 هـ المقدمة وسورة الفاتحة: دراسة وتحقيق

Fathu Al-Mannan fi Tafsir A-Quran karya Alim Mahmud bin Mas’ud bin Muslih Al-Farisy Al-Syirazi  w  710 H (Mukadimah dan Surah Al-Fatihah): Studi Filologis

 

Tanggal Munaqasyah : Rabu, 13 Juli 2016
Predikat : CUm Laude (Mumtaz)
Lama Pendidikan : 5 tahun
Riwayat Pendidikan : SDN No. 1 Pagar Alam (1994 – 1999)
SMPN No. 1 Pagar Alam (1999-2001)
MAK Raudhatul Ulum Saka Tiga Indralaya 2004
Universitas Al-Azhar 2009
Institut Riset & Studi Arab ALECSO Liga Arab 2016
Rencana kelanjutan studi : Melanjutkan ke program S3

Kesimpulan hasil riset:

Buku/Naskah ini sebuah karya yang besar yang dikarang oleh seorang ulama yang besar, buku ini membahas secara mendetail tentang Al-quran dan ilmu-ilmu Al-Quran.

Kesan selama menempuh pendidikan di Mesir:

Berada dalam suka dan duka, lapang dan sempit dalam belajar dan menuntut ilmu adalah kesan yang indah yang tak akan terlupakan, dan menumbuhkan semangat lagi untuk melanjutkan estafet pendidikan, karena belajar dan menuntut ilmu tiada batasnya.

Pesan bagi mahasiswa lain:
Tuntutlah  ilmu sepanjang masa, menuntut ilmu butuh kesabaran, semakin banyak belajar dan mengetahui ilmu-ilmu yang telah Allah siapkan semakin takut kepada Allah SWT dan semakin mendekatkan diri pada Allah SWT.

About admin

Check Also

Dr. Mohammad Yunus Masrukhin, MA.

Wakil Katib Syuriah Pimpinan Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Mesir ini berhasil mempertahankan disertasinya dengan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *