Home / Atdikbud / Sekjen Kementerian Luar Negeri Mengunjungi Sekolah Indonesia Cairo dan Pusat Kebudayaan Indonesia

Sekjen Kementerian Luar Negeri Mengunjungi Sekolah Indonesia Cairo dan Pusat Kebudayaan Indonesia

Sekjen Kemlu bersama Dubes Helmy Fauzy, Wakepri, Atdikbud, dan guru-guru SIC dan BIPA

Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri Mayerfas, Kepala Biro Umum, dan Kepala Biro Keuangan Kemlu, pada hari Sabtu (27/7), mengunjungi Sekolah Indonesia Cairo (SIC) dan Pusat Kebudayaan Indonesia (Puskin).

Kunjungan Sekjen Kemlu dan rombongannya tersebut didampingi oleh Dubes Helmy Fauzy, Wakepri Aji Surya, dan Atdikbud Usman Syihab yang juga menjabat sebagai pelaksana tugas Kepala SIC.

Sekjen Kemlu mengawali kunjungannya dengan meninjau area sekolah dan ruang-ruang pembelajaran SIC yang meliputi lapangan upacara dan olahraga, Masjid Indonesia Cairo, ruang-ruang kelas, perpustakaan, laboratorium IPA,  dan laboratorium komputer.

Selepas itu, Sekjen Mayerfas dan rombongan, bertolak menuju aula pertemuan SIC/Puskin. Di sana, dia dan rombongan disambut oleh guru- guru SIC, guru-guru Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), dan pelatih seni tari dan budaya Indonesia. Pada acara sambutan tersebut, siswa-siswa SIC memeriahkan acara dengan menampilkan Seni Angklung dengan lagu Indonesia dan Mesir.

Dalam sambutannya, Atdikbud Usman menyampaikan presentasi tentang sejarah dan kegiatan SIC dan Puskin yang berada di satu gedung. Atdikbud juga mengatakan bahwa gedung SIC/Puskin tidak pernah tidur, selalu ramai dan penuh dengan berbagai kegiatan pendidikan dan pelatihan dari pagi hingga malam hari. “Pagi hingga siang sebagai SIC dengan siswa-siswi putra-putri WNI yang ada di Mesir, dan dari sore hingga malam sebagi pusat kebudayaan dengan siswa-siswi warga negara asing khususnya masyarakat Mesir,” tambahnya.

Atdikbud juga menerangkan bahwa dia sebelumnya telah mengirimkan proposal, sekiranya gedung SIC dapat dipindahkan ke Nasr City yang dekat dengan tempat tinggal masyarakat Indonesia. Sehingga Gedung SIC/Puskin yang sekarang, dapat digunakan secara maksimal untuk kegiatan Puskin, mengingat peserta Puskin semakin meningkat. []

About admin

Check Also

Menteri Pendidikan dan Pengajaran: Kami Telah Memberikan Penataran kepada 100 Ribu Guru untuk Penguatan Materi Kurikulum Baru

Menteri Pendidikan dan Pengajaran Mesir Dr. Tariq Syauqi mengatakan bahwa Kementerian Pendidikan dan Pengajaran telah ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *