Home / Atdikbud / ATDIKBUD KBRI CAIRO AJAK PPMI, WIHDAH, DAN ORGANISASI KEMAHASISWAAN MESIR TINGKATKAN KEMITRAAN

ATDIKBUD KBRI CAIRO AJAK PPMI, WIHDAH, DAN ORGANISASI KEMAHASISWAAN MESIR TINGKATKAN KEMITRAAN

Suasana silaturahmi antara Atdikbud KBRI Cairo dan para pengurus PPMI, Wihdah, PMIK, dan Pengelola Wisma Nusantara pada hari Rabu, 23 September 2020 di Aula Wisma Nusantara.

Kemitraan merupakan salah satu kunci kesuksesan dalam menjalankan roda organisasi atau lembaga. Kemitraan yang selama ini telah terjalin baik antara KBRI Cairo dan PPMI serta Wihdah perlu dijaga dan ditingkatkan. Melalui kemitraan akan terwujud kekeluargaan, keakraban, kebersamaan, keharmonisan, dan kesejahteraan (5K).

Demikian catatan penting dari safari silaturahim yang dilakukan oleh Bambang Suryadi Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Cairo dengan Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI), Wihdah, Perpustakaan Mahasiswa Indonesia Kairo (PMIK), dan pengelola Wisma Nusantara pada hari Rabu, 23 September 2020 di Kantor PPMI Kairo.

Turut hadir dalam acara ini adalah para pengurus inti dari masing-masing organisasi dan Local Staff Atdikbud KBRI Cairo. Pertemuan selanjutnya adalah dengan mahasiswa Kekeluargaan (24/9/2020) dan Senat Mahasiswa serta mahasiswa afiliatif (27/9/2020).

“Tujuan silaturahim ini adalah untuk meningkatkan kemitraan antara organisasi mahasiswa dan Atdikbud KBRI Cairo. Dengan demikian, antara kedua belah pihak bisa saling bekerja sama, berkoordinasi, dan berkolaborasi,” ucap Prof. Bambang Suryadi yang pada sesi pagi menghadiri acara Pembekalan “Bukan Sarjana Kertas” yang diselenggarakan Wihdah di Gedung Kelompok Studi Wali Songo.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Bambang Suryadi memberikan sambutan dalam acara Pembekalan “Bukan Sarjana Kertas” yang diadakan oleh Wihdah di Gedung Kelompok Studi Wali Songo.

Sebagai mitra terdekat, tambah Bambang, organisasi kemahasiswaan memiliki peran strategis untuk membantu peran KBRI dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada para Mahasiswa Indonesia di Mesir (Masisir). Apalagi di tengah-tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

Atdikbud juga menekankan pentingnya mengutamakan berpikir positif dan bersyukur dalam menjaga kemitraan. Dalam hal ini, Atdikbud memberi contoh sederhana yang belakangan ini beredar di media sosial di kalangan Masisir terkait dengan pembagian makanan (sambal) yang dianggap mendekati masa kedaluarsa.

“Jika kita berpikir positif dan bersyukur, tentu kita akan mengutamakan sikap berterima kasih atas pemberian yang ada. Bukan sebaliknya,” ucap Bambang.

Suasana pertemuan antara Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Cairo dengan Presiden PPMI dan para ketua kekeluargaan di Griya KSW, Nasr City

Presiden PPMI, Farhan Aziz Waldani mengapresiasi program safari dan silaturahmi yang dilakukan Atdikbud. Pada kesempatan tersebut, para pengurus PPMI, Wihdah, PMIK dan Wisma Nusantara juga menyampaikan program kerja dan kendala yang dihadapi.

“Saat ini terdapat 8.278 mahasiswa Indonesia yang belajar di Mesir. Mayoritas mereka kuliah di Universitas Al-Azhar. Pertemuan ini merupakan langkah awal yang baik untuk menyinergikan program Atdikbud dan program PPMI,” ucap Farhan Aziz yang kini naik ke tingkat empat di Al-Azhar. []

About admin

Check Also

PEMBUKAAN KURSUS BIPA DI MESIR, 248 PESERTA DIDIK BARU DINYATAKAN LULUS

Prof. Bambang Suryadi, Atdikbud KBRI Cairo membuka secara resmi kursus bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *