Home / Atdikbud / TARIAN ASMARADANA MENGHIPNOTIS RATUSAN MAHASISWA UNIVERSITAS MANSOURA MESIR

TARIAN ASMARADANA MENGHIPNOTIS RATUSAN MAHASISWA UNIVERSITAS MANSOURA MESIR

Suasana menjadi hening seketika saat Fatimah Gamal, gadis Mesir yang menjadi pembawa acara Festival Budaya Indonesia di Universitas Mansoura (15/12/2020), mengatakan bahwa penampilan selanjutnya adalah Tari Asmaradana.

“Tari ini adalah tarian tradisional asal Jawa,” ujar alumni Pusat Kebudayaan Indonesia (PUSKIN) Cairo tersebut.

Tetiba tujuh gadis berkulit sawo matang berjalan beriringan menuju panggung. Mereka mengenakan jamang, sumping, kelat bahu, mekak, sampur, dan kain batik. Mereka berbaris rapi menghadap penonton yang menunggu kira-kira gerakan macam apa yang hendak dipertontonkan.

Seketika seisi Auditorium Abdul Fattah Hassan Universitas Mansoura menjadi riuh ketika alunan musik dan gerakan tangkas tujuh gadis penari ini membentuk harmoni yang memanjakan mata dan telinga dalam satu waktu. Mereka membawakan Tari Asmaradana, sebuah tarian klasik yang berasal dari Kraton Yogyakarta.

Jika para akademisi atau pengamat tari mengatakan bahwa tari Asmaradana memiliki konsep yang menggambarkan tentang cinta kasih, keberagaman antar sesama manusia, bangsa dan tanah air yang diwujudkan dalam bentuk gerak, properti tari, iringan musik dan kostum; maka bukan itu yang didapati warga Mesir yang notabene para mahasiswa.

Justru yang membuat mereka terpukau dan larut dalam suasana adalah lenggokan tubuh dan gerakan tangan para penari yang belum pernah mereka saksikan di manapun. Ditambah dengan alunan musik pengiring yang semakin lama, beat-nya semakin melaju. Seumpama ada pesan tersirat dari gerakan para penari, yaitu hidup, bagaimana pun peliknya, jangan sampai membuatmu lupa untuk tertawa atau kehilangan asa.

Dan benar. Para penonton, untuk beberapa saat lamanya, seakan-akan seperti berada di alam lain. Alam yang hanya membuat penghuninya tak lagi mempedulikan keluh kesah. Alam yang penuh dengan kebebasan dan semangat yang menggebu-gebu. Alam yang menawarkan motivasi dan determinasi dalam menggapai semua impian.

Begitulah tarian Asmaradana menghipnotis ratusan penonton sehingga mereka tetap setia mengikuti seluruh rentetan acara Festival Budaya Indonesia yang diselenggarakan KBRI Cairo di Universitas Mansoura Mesir.

About admin

Check Also

PELUNCURAN RIBAT SYEKH NAWAWI AL-JAWI DISAMBUT BAIK OLEH MAHASISWA INDONESIA DI MESIR

Kehadiran kelompok kajian “Ribat Syekh Nawawi Al-Jawi” mendapat sambutan hangat  dari Mahasiswa Indonesia di Mesir ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *