Home / Atdikbud / FASILITASI PROGAM BIPA, KEMDIKBUD DAN KEMLU BERKOMITMEN JADIKAN BAHASA INDONESIA SEBAGAI BAHASA INTERNASIONAL

FASILITASI PROGAM BIPA, KEMDIKBUD DAN KEMLU BERKOMITMEN JADIKAN BAHASA INDONESIA SEBAGAI BAHASA INTERNASIONAL

Teuku Faizasyah, Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri

Antusiasme warga dunia untuk mengikuti program Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA) semakin meningkat. Sampai akhir tahun 2020 tercatat 355 lembaga penyelenggara program BIPA di 41 negara, dengan total 72.746 pemelajar. Dari jumlah tersebut, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud telah memfasilitasi 146 lembaga di 29 negara.

Angka tersebut menjadi bukti nyata bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Luar Negeri berkomitmen untuk menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional dan sebagai instrumen soft power diplomacy. Potensi yang luar biasa ini perlu terus dikembangkan dan ditingkatkan melalui kerja sama, koordinasi, dan sinergitas Perwakilan RI di negara akreditasi.

Demikian catatan penting dari acara “Fasilitasi Pengembangan Program BIPA” yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud berkerja sama dengan Direktorat Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri, pada hari Rabu, 17 Februari 2021. Acara yang digelar secara daring dan dipandu oleh Sri Nurasiawati ini diikuti para Duta Besar, Fungsi Pensosbud, Atase Pendidikan dan Kebudayaan, serta perwakilan dari balai dan kantor di daerah.

Teuku Faizasyah, Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri mengatakan bahwa Bahasa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi bahasa internasional dan meningkatkan daya saing bangsa. Pemerintah dan Perwakilan RI di negara akreditasi memiliki peran yang sangat strategis melalui pengembangan program BIPA.

“Mengigat karakterisitik masing-masing negara akreditasi berbeda, maka perlu dilakukan pendekatan antisipatif dan adaptif terhadap keragaman di masing-masing negara,” ucap Teuku Faizasyah seraya menambahkan program BIPA di luar negeri melibatkan Pusat Kebudayaan Indoensia (PUSKIN) atau Rumah Budaya Indonesia (RBI) dan Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN).

E. Aminuddin Aziz, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemdikbud

Sementara itu, E. Aminuddi Aziz Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa menegaskan melalui diplomasi lunak, kita ingin meningkatkan jati diri, meningkatkan martabat bangsa Indonesia, dan menjadikan bahasa Indonesia sebagai kebanggaan bagi penutur asing di luar negeri. Namun kita tidak boleh lengah untuk memberikan perhatian kepada penutur asing di Indonesia yang menjadi perwakilan negara mereka atau organisasi internasional.

“Kami akan mengerjakan program fasilitasi BIPA ini secara intensif pada tahun 2021. Targetkan adalah menjadikan bahasa Indoensia sebagai bahasa internasional pada tahun 2045,” ucap E. Aminuddin Aziz yang juga Atdikbud KBRI London periode 2016-2020 tersebut.

Bagaimana caranya? Menurut E. Aminuddin Aziz, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa akan melakukan kerja sama, koordinasi dan sinergitas dengan seluruh perwakilan RI di luar negeri. Demikian juga kerja sama dengan universitas dan lembaga pendidikan tinggi. Bentuk fasilitasi yang bisa diberikan adalah berupa bahan ajar, standar pengajaran, dan pendukung lainnya.

Semantera itu, Atdikbud KBRI Cairo Bambang Suryadi melaporkan bahwa jumlah pemelajar BIPA di Mesir pada tahun 2020 sebanyak 1.655 orang. Kegitan BIPA dilaksanakan di tiga tempat, yiatu PUSKIN Cairo, Pusat Studi Indonesia (PSI) di Universits Canal Suez, dan Universitas Al-Azhar dengan melibatkan 14 pengajar lokal. Pada gelombang pertama tahun 2021 sebanyak 464 orang warga Mesir mengikuti program BIPA di tiga tempat tersebut. []

About admin

Check Also

TELAAH MANUSKRIP ULAMA ABAD 10 H, M. NIZANUL FALIH RAIH MASTER DENGAN PREDIKAT MUMTAZ BIDANG TAFSIR DAN ILMU ALQURAN DARI UNIVERSITAS AL-AZHAR

Di penghujung tahun 2020, mahasiswa Indonesia di Mesir kembali mengukir prestasi. Muhammad Nizanul Falih mahasiswa ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *