Home / Info Pendidikan / Aktual Al-Azhar / PESAN ANGGOTA V BPK KEPADA MAHASISWA DI MESIR: FOKUS BELAJAR, JANGAN SIBUK CARI BIAYA TAMBAHAN

PESAN ANGGOTA V BPK KEPADA MAHASISWA DI MESIR: FOKUS BELAJAR, JANGAN SIBUK CARI BIAYA TAMBAHAN

Bertempat di Markaz Dakwah Islamiah Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Mesir, Prof. Dr. Bahrullah Akbar Anggota V Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia membuka acara Pemeriksaan Kinerja Pendahuluan atas Pengelolaan Program 5000 Doktor pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, pada hari Kamis, 5 Agustus 2021.

Turut mendampingi dalam acara ini adalah Ahsanul Haq Auditor Utama V BPK, Dede Sukarjo Kepala Auditorat V.A BPK, Muhamamd Ali Irfan Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Agama, Bambang Suryadi Atdikbud KBRI Cairo, dan tim auditor dari BPK. Kegiatan ini berlangsung sampai 8 Agustus 2021 dan difasilitasi oleh KBRI Cairo.

Berdasarkan data dari Kantor Atdikbud KBRI Cairo, saat ini terdapat 18 orang mahasiswa penerima beasiswa dari Kementerian Agama yang menempuh studi program doktor di Mesir. Sebagian besar dari penerima beasiswa tersebut kuliah di Universitas Al-Azhar, sedangkan sisanya di Universitas Cairo dan Universitas Suez Canal Ismailia.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Bahrullah Akbar mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja program 5000 doktor pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi para mahasiswa dan mencari solusinya.

Selain itu, Prof. Dr. Bahrullah Akbar berpesan kepada mahasiswa untuk fokus dalam belajar supaya dapat selesai tepat waktu.

“Beasiswa program 5000 doktor ini dibiayai oleh negara, oleh karena itu mahasiswa harus fokus pada tugas belajar. Jangan menyibukkan diri mencari biaya tambahan. Sebab tanggungjawab penerima beasiswa tidak hanya kepada pemerintah dan keluarga, tetapi juga kepada Allah,” pesan anggota V BPK.

Lebih penting lagi, pesan anggota V BPK,  untuk meraih doktor itu tidak mudah. Banyak kendala dan tantangan yang bersifata kademik maupun non-akademik yang dihadapi. Namun setelah meraih doktor, banyak kesempatan atau peluang karir yang bisa dilakukan.

Sementara itu Muhamamd Ali Irfan Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Agama menegaskan bahwa Kementerian Agama berkomitmen untuk menyukseskan Program 5000 Doktor dalam rangka menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif.

Berdasarkan hasil pemeriksaan kinerja ini, tambah Muhammad Ali Irfan, Kemenag akan meningkatkan tata kelola keuangan, khususnya untuk beasiswa program 5000 doktor ini. Oleh karena itu, para mahasiswa diharapkan dapat memberikan informasi dan data yang akurat terkait perkembangan studi mereka. []

 

About admin

Check Also

PELUNCURAN RIBAT SYEKH NAWAWI AL-JAWI DISAMBUT BAIK OLEH MAHASISWA INDONESIA DI MESIR

Kehadiran kelompok kajian “Ribat Syekh Nawawi Al-Jawi” mendapat sambutan hangat  dari Mahasiswa Indonesia di Mesir ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *