Home / Info Pendidikan / Aktual Al-Azhar / PESAN SYEKH MUSTAFA DASUKI: MANFAATKAN KEUTAMAAN YANG DIBERIKAN AL-AZHAR, JANGAN SAMPAI DISIA-SIAKAN

PESAN SYEKH MUSTAFA DASUKI: MANFAATKAN KEUTAMAAN YANG DIBERIKAN AL-AZHAR, JANGAN SAMPAI DISIA-SIAKAN

Syekh Dr. Mustafa Dasuki Kesbah berkenan menghadiri acara penutupan Orientasi Mahasiswa Baru Penerima Beasiswa Al-Azhar jalur Pondok Modern Gontor, di Nasr City, Kairo, pada hari Jumat, 6 Agustus 2021. Kehadiran Mustafa Dasuki–panggilan akrabnya, mendapat apresiasi dan memberi semangat kepada para mahasiswa baru. Sebab sosok pakar ekonomi Islam dari Universitas Cairo ini sangat mengerti tentang Pondok Modern Gontor dan lembaga pendidikan Islam di Indonesia.

Acara yang diselenggarakan Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Cabang Kairo ini diikuti sekitar 79 mahasiswa baru. Selama acara berlangsung mereka menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan ketat. Turut hadir dalam acara ini adalah Atikbud KBRI Kairo Bambang Suryadi beserta jajarannya dan para pengurus IKPM Cabang Kairo.

Menurut Mustafa Dasuki, alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang belajar di Mesir memiliki banyak keutamaan. Dua keutamaan yang penting adalah sosok santri alumni Gontor  dan sosok  mahasiswa Universitas Al-Azhar yang dikenal sebagai kiblat ilmu pengetahuan dan telah berusia lebih dari seribu tahun.

Sebagai santri, tambah Mustafa Dasuki, alumni Gontor mampu merefleksikan nilai-nilai pondok dalam bersikap dan berperilaku sebagai individu yang shaleh atau shalehah. Sebagai mahasiswa penerima beasiswa Al-Azhar, mereka memiliki peluang untuk belajar Islam wasatiyah dari sumber aslinya, yaitu para ulama yang kompeten di bidangnya. Mereka tidak lagi dibebani masalah asrama, makan, dan biaya hidup karena semuanya telah disediakan Al-Azhar.

Lebih lanjut Mustafa Dasuki juga berpesan agar para mahasiswa menjaga nama baik Gontor dan Al-Azhar dengan memanfaatkan keutamaan tersebut secara optimal. Jangan sampai disia-siakan. Namun demikian, dengan adanya keutamaan tersebut, bukan berarti kesuksesan langsung bisa dicapai tanpa ada upaya dan kerja keras dari mahasiswa. Sebab ada kondisi atau prasyarat yang harus dipenuhi oleh masing-masing mahasiswa.

“Diantara prasyarat yang harus dimiliki mahasiswa adalah penguasaan Bahasa Arab dan Inggris, literasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), serta jaringan kerja (network) yang dibangun melalui silaturahmi,” ucap Syekh Mustafa Dasuki yang menekuni penelitian di bidang wakaf dan pernah berkunjung ke Pondok Modern Gontor tersebut.

Sementara itu, Bambang Suryadi Atdikbud KBRI Cairo berpandangan bahwa untuk  mencapai sukses, selain memiliki kompetensi di bidang akademik dan non-akademik, para mahasiswa juga harus memiliki motivasi berprestasi (achievement motivation) dan regulasi diri (self regulation) yang tinggi.

Jika dibuat formula, kesuksesan itu adalah kemampuan yang dikalikan dengan motivasi dan ditambah dengan regulasi diri. Mahasiswa yang memiliki kemampuan tinggi, tetapi motivasinya nol, maka hasilnya juga nol.

“Motivasi berprestasi dan regulasi diri merupakan faktor internal yang berbanding lurus  dengan kesuksesan. Semakin tinggi motivasi berprestasi dan regulasi diri seseorang, semakin tinggi peluang baginya untuk sukses,” ucap pria alumni Gontor tahun 1988 tersebut.

Termasuk elemen dari regulasi diri, ungkap Atdikbud, adalah kemampuan mengelola dan memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Salah satu caranya adalah dengan  membentengi diri dari adiksi atau kecanduan terhadap gadget, seperti games online dan media sosial.

“Banyak mahasiswa yang secara akademik pintar, tetapi akhirnya gagal karena ketergantungan terhadap game online yang menimbulkan efek negatif pada fisik maupun psikologis individu,” ucap Atdikbud sambil mengakhiri sambutannya  dengan mengutip kata-kata bijak: You are your energy, please energize yourself. []

About admin

Check Also

PELUNCURAN RIBAT SYEKH NAWAWI AL-JAWI DISAMBUT BAIK OLEH MAHASISWA INDONESIA DI MESIR

Kehadiran kelompok kajian “Ribat Syekh Nawawi Al-Jawi” mendapat sambutan hangat  dari Mahasiswa Indonesia di Mesir ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *