Home / Atdikbud / KBRI CAIRO FASILITASI PELATIHAN KONSELING BAGI MAHASISWA INDONESIA DI MESIR

KBRI CAIRO FASILITASI PELATIHAN KONSELING BAGI MAHASISWA INDONESIA DI MESIR

KBRI Cairo bekerja sama dengan Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI), Wihdah PPMI Mesir, Dewan Keamanan dan Ketertiban Masisir (DKKM) PPMI Mesir, dan Ruang Rasa menyelenggarakan pelatihan konseling untuk menangani masalah pelecehan seksual di kalangan mahasiswa Indonesia di Mesir, pada hari Rabu (8/9/2021).

Sebagai narasumber adalah Dr. Neneng Tati Sumiati, M.Si., Psi., dosen Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Acara yang dilaksanakan secara virtual ini diikuti oleh perwakilan mahasiswa dari organisasi kekeluargaan, afiliasi, almamater, dan senat mahasiswa.

Dalam paparannya, Neneng Tati Sumiati menyampaikan materi terkait dengan permasalahan psikologis yang dialami mahasiswa di luar negeri, jenis-jenis dan dampak psikologis dari pelecekan seksual, tindakan yang perlu diambil ketika terjadi pelecehan seksual dan trauma healing couseling.

Menurut Neneng Tati Sumiati, dampak pelecehan seksual pada korban sangat beragam. Di antaranya adalah perasaan tidak nyaman ketika berada di keramaian, sulit membangun kepercayaan saat berinteraksi dengan orang lain, stres akibat opini buruk masyarakat dan merasa bersalah. Dampak lainnya adalah munculnya perasaan panik, cemas berlebihan, depresi, dan keinginan untuk bunuh diri.

“Permasalahan psikologis seperti ini perlu diatasi, salah satunya adalah melalui self-healing. Yaitu upaya yang dilakukan oleh individu untuk menyembuhkan diri sendiri, yang diakibatkan berbagai hal, termasuk pelecehan seksual,” ucapnya seraya menambahkan keberhasilan self-healing akan membuat diri menjadi lebih tangguh dalam menghadapi kesulitan, kegagalan, dan trauma.

Adapun teknik self-healing yang bisa dilakukan adalah menerapkan ‘ME TIME’, menulis ekspresif, berdamai dengan keadaan, mindfulness, self compassion, tidak menghakimi diri sendiri, dan berdialog dengan diri sendiri.

Selain itu, dosen Fakultas Psikologi UIN Jakarta tersebut juga menjelaskan teknik peer counseling, seperti keterampilan mendengarkan, bersikap empati, asertif, dan konfrontasi, serta teknik penyelesaian masalah. Dalam menjelaskan beberapa keterampilan tersebut, narasumber juga memberi ilustrasi dengan contoh-contoh kasus dan penerapannya dalam memberikan layanan konseling, baik dari perspektif psikologi modern maupun psikologi Islam.

Maulida Justica Riani, Ketua Wihdah mengapresiasi pelaksanaan pelatihan konseling yang sangat diperlukan oleh mahasiswa Indonesia di Mesir. Menurutnya, kasus pelecehan seksual di Mesir semakin meningkat dan di antara yang menjadi korban adalah mahasiswi Indonesia. Oleh karena itu, melalui pelatihan ini diharapkan dampak psikologis yang dialami para korban dapat diatasi.

Apresiasi juga disampaikan oleh Presiden PPMI Ahsanul Ulil Albab atas pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, jika permasalahan psikologis mahasiswa di Mesir bisa diatasi, mereka akan bisa mengaktualisasikan diri melalui berbagai kegiatan akademik dan nonakademik.

Sementara itu, Atdikbud KBRI Cairo Bambang Suryadi mengatakan bahwa seiring dengan bertambahnya mahasiswa Indonesia di Mesir yang berjumlah lebih dari 10.000 orang dengan latar belakang yang beragam, diperlukan adanya pelayanan dan perlindungan yang komprehensif dari semua pihak untuk memastikan tujuan belajar mereka di Mesir tercapai.

“Kuantitas mahasiswa tersebut berpotensi munculnya permasalahan sosial, seperti tindak kriminal, pelecehan seksual, dan kecelakaan lalu lintas yang cenderung meningkat pada tiga tahun terakhir. Masalah ini perlu diatasi bersama dan tidak bisa ditangani sendiri. Oleh karena itu, diperlukan sinergitas dan kolaborasi dari semua pihak,” ucapnya seraya memberikan ucapan terima kasih kepada panitia pelaksana pelatihan konseling. []

About admin

Check Also

PELUNCURAN RIBAT SYEKH NAWAWI AL-JAWI DISAMBUT BAIK OLEH MAHASISWA INDONESIA DI MESIR

Kehadiran kelompok kajian “Ribat Syekh Nawawi Al-Jawi” mendapat sambutan hangat  dari Mahasiswa Indonesia di Mesir ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *